Rencana pembangunan lebih dari 500 rumah baru bagi
warga Israel di wilayah pendudukan Tepi Barat telah diajukan kepada
pihak berwenang.
Media Israel melaporkan Kamis (13/06) bahwa
pihak berwenang setempat telah menerima permohonan pembangunan
permukiman di Itamar, wilayah di Tepi Barat yang diduduki Israel.
Selain membangun rumah baru, permohonan juga mencakup pengajuan
legalisasi 137 unit rumah yang ada. Ke-137 rumah di tanah Palestina itu
tidak mengantongi izin.Bila disetujui, pembangunan rumah baru kali ini akan menjadikan jumlah rumah bagi pemukim Yahudi di Itamar lima kali lipat. Kementerian Pertahanan Israel tahun lalu menyetujui permohonan awal pembangunan permukiman.
Ganjalan perundingan
Lembaga pemantau permukiman Yahudi, Peace Now, mengatakan meskipun perluasan permukiman Itamar telah diperkirakan sebelumnya, skala rencana pembangunan ini mengejutkan.Pengajuan izin pembangunan terjadi ketika Amerika Serikat berupaya Klik menghidupkan kembali proses perdamaian antara Israel dan Palestina. Salah satu ganjalan utama perundingan adalah pembangunan permukiman Israel di wilayah Palestina.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat John Kerry semula dijadwalkan bertemu dengan para pemimpin Israel dan Palestina pekan ini tetapi kunjungan ditunda karena ia ingin memusatkan perhatian pada konflik Suriah.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar