Laporan awal polisi menyatakan ada lima warga
Ukraina, dua warga Rusia dan tiga warga Cina yang jadi korban serangan
brutal itu. Seorang perempuan Pakistan juga disebut terbunuh dalam
insiden itu.
Serangan ini dilaporkan terjadi di Distrik Diamer, Gilgit-Baltistan.
Belum jelas apa motif di balik serangan ini dan
belum ada pernyataan bertanggung jawab dari kelompok mana pun di negeri
yang sedang diamuk pertikaian itu.
Wilayah ini merupakan tujuan wisata yang cukup
populer dan merupakan tempat di mana Gunung Nanga Parbat berada. Gunung
ini adalah satu dari sejumlah titik legendaris yang membentuk lembah
Himalaya.
Menurut sejumlah berita insiden penembakan terjadi dekat base camp pendakian gunung tersebut."Sejumlah orang tak dikenal menyerbu masuk ke
dalam hotel dimana para turis asing itu menginap dan langsung menembaki
mereka," kata seorang polisi senior setempat, Ali Sher, seperti ditulis
kantor berita Reuters.
Polisi setempat pada awalnya mengatakan bahwa 10 turis asing terbunuh. Seorang pejabat senior kota itu mengatakan wilayah ini lalu ditutup di tengah upaya polisi memburu para pelaku.
"Karena wilayah itu sangat terpencil tanpa jalan
tanpa alat transportasi, jenazah para korban harus diangkut dengan
pesawat helikopter," tambah pejabat ini.
Sementara menurut laporan wartawan setempat,
wilayah Gilgit-Baltistan yang berbatasan dengan Cina, sebenarnya kerap
dianggap sebagai salah satu titik aman di bawah kontrol pasukan
pemerintah Pakistan.
Meski demikian beberapa tahun terakhir wilayah
yang ternama akan keelokan alamnya ini juga menjadi sasaran serangan
milisi, yang menyasar para penganut Syiah yang minoritas Pakistan yang
menetap di wilayah itu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar