Pemerintah mengatakan akan menyalurkan bantuan
langsung sementara mandiri, BLSM begitu DPR mengesahkan RAPBN 2013 yang
berisi opsi penaikan harga BBM.
Menteri Perencanaan Pembangunan/ Kepala Bappenas
Armida Alisjahbana mengatakan hampir 18.000 desa akan menjadi penerima
dana bantuan BLSM ini.
"BLSM paling lambat disalurkan Juli,
tapi presiden ingin penyaluran dilakukan seiring dengan pengumuman
kenaikan harga BBM," kata Armida disela-sela rapat paripurna DPR untuk
mengesahkan RAPBN-Perubahan 2013.
Armida juga mengatakan pasca disahkannya RAPBN
2013, pemerintah telah menyiapkan sejumlah rencana untuk membantu warga
yang terkena dampak kenaikan harga BBM.
"BLSM yang satu bulan (bernilai) sebesar RP1,25
triliun itu dipakai untuk pembangunan infrastruktur dasar, Rp500 miliar
untuk belanja modal Kementrian Pekerjaan Umum dan kemudian ada belanja
lain."
Seperti dilaporkan wartawan BBC dari DPR,
Andreas Nugroho, Armida mengklaim pemerintah telah siap melaksanakan
semua rancangan yang diajukan dalam RAPBN tersebut.
Mendung
Dalam alasan yang disampaikan pada DPR antara
lain pemerintah mengatakan penaikan harga BBM diperlukan karena neraca
perdagangan Indonesia kembali defisit sebesar US$1,62 miliar pada April
2013.
Salah satu pendorong defisit menurut pemerintah
adalah naiknya angka impor migas sebesar 9,5 persen dari US$3,6 miliar
pada Maret menjadi US$3,9 miliar pada bulan April lalu.
Hingga pukul 12.00 tadi Rapat Paripurna telah mendengarkan pandangan dua fraksi, fraksi Partai Hanura dan Gerindra.
Fraksi Hanura mengatakan menolak pengesahan
RAPBN-P 2013 sementara Fraksi Gerindra dalam pandangannya mengatakan
mereka menolak adanya BLSM namun menyerahkan rencana penaikan BBM kepada
Pemerintah.
Sementara itu ancaman kelompok buruh untuk membanjiri Jakarta dengan aksi demo belum nampak siginifikan.
Ratusan orang perwakilan kelompok buruh hingga siang ini bertahan di depan gedung DPR menuntut batalnya kenaikan harga BBM.
Cuaca mendung dan guyuran hujan di seputar
wilayah Jakarta sejak Senin (17/06) dini hari nampaknya cukup mengganggu
rencana aksi demonstrasi tersebut.
Sementara di sejumlah kota lain, selain buruh, elemen mahasiswa juga melancarkan aksi serupa.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar