Pemerintahan Obama mengatakan kepada
BBC bahwa mereka meminta Snowden agar diekstradisi atas dasar
persetujuan antara pemerintah Amerika Serikat dan Cina.
Pada hari Sabtu (22/06) lalu, pejabat senior
pemerintah AS mengatakan: "Jika Hong Kong tidak segera bertindak, ini
akan mempersulit hubungan bilateral kami dan menimbulkan pertanyaan
tentang komitmen Hong Kong terhadap aturan hukum."
Sebelumnya, Departemen kehakiman AS telah
mengajukan tuntutan pidana terhadap mantan pengamat dari National
Security Agency (NSA) ini. Tuduhan itu termasuk spionase dan pencurian
properti pemerintah.
Pejabat setempat mengatakan bahwa tuntutan
pidana terhadap Snowden telah diajukan pada pengadilan federal di
Distrik Timur Virginia. Selain itu, dokumen pengadilan juga telah dibuat
dan surat perintah penahanan sementara telah dikeluarkan, kata para
pejabat.
Pengaruh Beijing
Hong Kong yang merupakan Daerah Administratif
Khusus China dan memiliki sistem hukum tersendiri yang berbeda dengan
Cina daratan.
Wilayah ini menandatangani perjanjian ekstradisi
dengan AS pada tahun 1998. Namun beberapa politisi Hong Kong malah
memilih untuk memberi dukungan pada Snowden.
Wakil rakyat dari sayap kiri, Leung Kwok-hung,
mengatakan bahwa Beijing seharusnya memerintahkan pihak yang berwenang
untuk melindungi Snowden, dan para penduduk seharusnya "turut
berpartisipasi" melindunginya.
Sementara Wartawan BBC di Hong Kong Juliana Liu
mengatakan bahwa Beijing sepertinya tidak akan ikut campur pada tahap
awal dari hal yang bisa menjadi sengketa hukum yang panjang ini.
Snowden meninggalkan sebuah hotel di Hong Kong
pada tanggal 10 Juni setelah mengijinkan beberapa surat kabar untuk
menyebutkan namanya sebagai sumber pembocoran data. Keberadaannya saat
ini tidak diketahui.
Kebocoran ini telah menyebabkan publik tahu
bahwa AS secara sistematis merampas sejumlah besar data telepon dan
internet di bawah program NSA yang dikenal sebagai Prism. Ia juga menuduh bahwa intelijen AS telah meretas jaringan komputer Cina.
Snowden didakwa melakukan pencurian properti
pemerintah, melakukan komunikasi tidak sah mengenai pertahanan nasional
dan dengan sengaja membocorkan rahasia.
Setiap dakwaan ini ancaman hukumannya adalah penjara maksimal 10 tahun.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar