Sutradara Berbakat Indonesia Tembus New York
Jumat, 31 Mei 2013
Sutradara muda berbakat Indonesia, Ed Sylvanus Iskandar, menjadi salah
satu kandidat penerima penghargaan teater 58th Annual Drama Desk Awards
di New York (19/05). Bertempat di the Town Hall, Times Square, ajang
pemberian penghargaan dunia teater di New York, baik Broadway,
Off-Broadway, maupun Off-Off Broadway ini menjadi saksi saling
berkompetisinya para pelaku seni teater untuk menjadi yang terbaik.
Bersaing dengan Lear Debessonet (Good Person of Szechwan), Sam Gold (Uncle Vanya), Pam MacKinnon (Edward Albee’s Who’s Afraid of Virginia Woolf?), Lynne Meadow (The Assembed Parties), dan Ruben Santiago-Hudson (The Piano Lesson), Ed Sylvanus Iskandar, menjadi satu-satunya orang Indonesia yang masuk bursa nominasi pemenang kategori “Outstanding Director of a Play” melalui karyanya “Restoration Comedy”.
Meski pada akhirnya kategori ini dimenangkan oleh Pam MacKinnon dengan “Edward Albee’s Who’s Afraid of Virginia Woolf?”, namun pencapaian Ed dalam ajang ini menjadi bukti akan kemampuannya dalam menghasilkan karya yang diakui insan teater New York, kiblat teater dunia.
Nominasi ini merupakan nominasi kedua setelah pada tahun 2012, Ed juga mendapat nominasi atas penyutradaraan “These Seven Sicknesses” karya Sean Graney pada 57th Annual Drama Desk Awards.
Berbasis di New York sejak tahun 2010, sutradara muda ini pernah menjadi pengajar Modern Thought and Literature di Stanford University, California, dan MFA Directing di Carnegie Mellon University, Pittsburgh.
Alumni Lincoln Center Directors Lab ini pernah menerima penghargaan Robert M. Golden Medal untuk pencapaiannya di dunia seni kreatif dan Sherifa Omade Edoga Prize terkait isu social, serta aktif di berbagai komunitas teater di New York.
Karyanya antara lain adalah Lesser Mercies, Arok of Java, King Lear, dan The Further Adventures of Hedda Gabler. (Sumber: KJRI New York)
Bersaing dengan Lear Debessonet (Good Person of Szechwan), Sam Gold (Uncle Vanya), Pam MacKinnon (Edward Albee’s Who’s Afraid of Virginia Woolf?), Lynne Meadow (The Assembed Parties), dan Ruben Santiago-Hudson (The Piano Lesson), Ed Sylvanus Iskandar, menjadi satu-satunya orang Indonesia yang masuk bursa nominasi pemenang kategori “Outstanding Director of a Play” melalui karyanya “Restoration Comedy”.
Meski pada akhirnya kategori ini dimenangkan oleh Pam MacKinnon dengan “Edward Albee’s Who’s Afraid of Virginia Woolf?”, namun pencapaian Ed dalam ajang ini menjadi bukti akan kemampuannya dalam menghasilkan karya yang diakui insan teater New York, kiblat teater dunia.
Nominasi ini merupakan nominasi kedua setelah pada tahun 2012, Ed juga mendapat nominasi atas penyutradaraan “These Seven Sicknesses” karya Sean Graney pada 57th Annual Drama Desk Awards.
Berbasis di New York sejak tahun 2010, sutradara muda ini pernah menjadi pengajar Modern Thought and Literature di Stanford University, California, dan MFA Directing di Carnegie Mellon University, Pittsburgh.
Alumni Lincoln Center Directors Lab ini pernah menerima penghargaan Robert M. Golden Medal untuk pencapaiannya di dunia seni kreatif dan Sherifa Omade Edoga Prize terkait isu social, serta aktif di berbagai komunitas teater di New York.
Karyanya antara lain adalah Lesser Mercies, Arok of Java, King Lear, dan The Further Adventures of Hedda Gabler. (Sumber: KJRI New York)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar